IDN-AUS Latihan Bersama Pesawat Tempur

TNI AU menerbangkan enam pesawat tempur F-16. Sementara RAAF (Royal Australian Air Force) menurunkan delapan pesawat tempur jenis F-18 Hornet.

Rugby Masuk Sekolah

Awalnya hanya sebuah kebiasaan yang dibawa oleh mahasiswa Indonesia yang baru lulus kuliah di Australia. Mereka berpikir, rasanya seru dan nggak masalah juga kalo rugby ini dimainkan oleh negeri sendiri.

Kejuaraan Pacuan Kuda KAPOLRI CUP 2011

Sutan Agogo menang tipis atas Blezing BMW pada Kelas Derby Piala Champion Serie 2. Hal ini membuat pacuan kuda Indonesian Derby 2011 akan berlangsung seru karena hampir semua kuda memiliki kesempatan yang hampir merata.

Klasemen Major League Baseball

Sabtu, 8 Oktober 2011. Detroit @ Texas | TBD | FOX | StubHub | Verlander vs Wilson

Membaca Adalah Jendela Dunia

Dengan membaca, wawasan kita akan semakin bertambah. Dengan wawasan kita yang semakin bertambah, maka derajat sosial kita akan meningkat. Sehingga kita akan lebih disegani oleh masyarakat. Dan jangan lupa berbagi ilmu yang kita dapat.

Sabtu, 03 November 2012

Permasalahan Pada Asuransi dan Penyelesaiannya

CONTOH KASUS ASURANSI DAN CARA PENYELESAIANNYA

  • Asuransi Syariah



Asuransi berprinsip syariah di Indonesia masih memiliki beberapa masalah yang menghambat asuransi syariah berkembang. Karenanya, dibutuhkan identifikasi dan pembagian masalah secara bertahap. --Angga Bratadharma--
Bogor, Industri asuransi berprinsip syariah di Indonesia masih memiliki beberapa masalah yang menghambat asuransi syariah berkembang. Karenanya, dibutuhkan identifikasi dan pembagian masalah secara bertahap agar bisa diciptakan penyelesaian masalah yang tepat dan sesuai.


Demikian dikatakan Kepala Bagian Perasuransian Syariah Bapepam-LK Yatty Nurhayati, kepada wartawan, saat ditemui dalam Rapat Kerja Pengurus dan Media Gathering 2012, yang diadakan Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) di Bogor, Jawa Barat, Jumat, 27 April 2012.
“Masih ada beberapa masalah yang menghambat asuransi syariah. Itu datangnya dari para pelaku. Kami harap ini bisa diprebaiki”, tambanhnya.
Ia menerangkan, perrmasalahan yang ada itu, yaitu masih adanya penempatan dana jaminan usaha syariah yang belum dipisahkan, dan produk-produk investasi yang penempatan investasinya melampaui ketentuan pembatasan.
Selain itu, lanjutnya, mengenai produk yang dipasarkan, masih ada produk-produk asuransi yang telah dipasarkan, namun belum dilaporkan, lalu ada produk-produk asuransi yang telah dilaporkan, tapi belum disesuaikan dengan ketentuan PMK No. 18/PMK.010/2010.

“Kekhususan produk asuransi syariah belum disampaikan secara jelas pada saat dipasarkan”, tegas Yatty.
Selanjutnya, mengenai peran DPS dalam melakukan pengawasan, maka DPS dianggap Yatty belum berperan aktif dalam melakukan pengawasan penerapan prinsip syariah, dan juga belum menunjukkan keseriusan dalam penyususnan Laporan Hasil Pengawasan.
“Terahkir, masalah edukasi masyarakat tentang Asuransi Syariah masih minim keterlibatan para pelaku auransi berprinsip syariah dalam sosialisasi dan edukasi assuransi syariah. Karenanya perlu ditingkatkan”, tutupnya.

Studi kasus:
"Sebaiknya pihak asuransi memperbaiki sistem syariah yang biasanya menimbulkan masalah, seperti penempatan dana jaminan usaha syariah. Yang seharusnya pada penempatan dana jaminan itu dipisah agar jelas dan lebih efisien dan kemungkinan resiko yang akan muncul hanyalah sedikit. Kemudian pada masalah edukasi mengenai syariah, kita juga harus tahu betul apa itu yang dimaksud dengan syariah, cara kerjanya, dan sistemasinya. Kita sebagai calon ataupun pengguna jasa asuransi ini dituntut betul untuk kritis dalam menanggapi permasalahan seperti ini."



  • Penyelesaian Klaim Asuransi Contractora All Risk

STUDI KASUS PADA PT.ASURANSI WAHANA TATA TERHADAP PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN KEBON AGUNG SLEMAN YOGYAKARTA

Setahun yang lalu pernah terjadi sebuah kasus dalam penyelesaian klaim asuransi oleh perusahaan konstruksi atas proyek pembangunan jembatan Kebon Agung yang menghubungkan wilayah Kabupaten Sleman dengan wilayah Kabupaten Kulon Progo di Yogyakarta. Klaim tersebut didasari beberapa kali peristiwa yang tidak terduga yang terjadi dalam pengerjaan proyek tersebut. 
Pertama, peristiwa terjadi pada bulan November 2007, pada saat melaksanakan gelagar bentangan, setelah pemasangan, selang waktu kurang lebih 17 jam, satu buah bentangan jatuh, dan satu buah girder yang telah terpasang jatuh dan menyebabkan pecah sehingga timbul kerugian material. 

Pada kasus pertama ini pelaksana konstruksi PT Hutama Karya terlambat membayar premi, seharusnya klaim yang diajukan ditolak oleh PT. Asuransi Wahana Tata. Namun, dengan pertimbangan adanya hubungan baik antara pihak pelaksana konstruksi dengan pihak PT.Asuransi Wahana Tata, maka klaim tetap dapat diajukan dan memperoleh ganti rugi meskipun dalam jumlah yang tidak semestinya. Hubungan baik ini dalam istilah asuransi dinamakan Ex Gratia. 

Hal ini dilakukan atas dasar kesepakatan oleh kedua belah pihak. Kedua, tidak lama berselang peristiwa berikutnya terjadi pada bulan Desember 2007, ketika itu sedang musim hujan sehingga menyebabkan Kali Progo tempat proyek tersebut banjir dan meluap hingga‚ ±3 meter. Kondisi ini, menyebabkan pasangan batu dan beton bertulang runtuh dan lima buah girder retak. 

Klaim dapat dilaksanakan secara normal (sesuai pertanggungan), karena semua prosedur telah dipenuhi sesuai persyaratan. Sehingga, pelaksana konstruksi mendapatkan ganti rugi sesuai dengan jumlah yang tercantum di dalam polis.


  • Penyelesaian Sengketa Asuransi pada Polis Asuransi yang Mencantumkan Klausula Arbitrase


STUDI KASUS PADA POLIS PT ASURANSI HANJIN KORINDO DAN POLIS PT ASURANSI JAYA PROTRKSI

Secara garis besar substansi dari polis asuransi terdiri dari uraian mengenai obyek yang dijamin, nama dan alamat penanggung dan tertanggung, jangka waktu berlakunya polis, risiko atau bahaya yang dijamin dan dikecualikan, syarat-syarat atau ketentuan umum dan yang terakhir adalah cara penyelesaian sengketa atau perselisihan apabila terjadi klaim yang biasanya disebut klausula arbitrase atau penyelesaian sengketa. 


Klausula arbitrase dalam polis asuransi memuat ketentuan apabila terjadi sengketa antara penanggung dan tertanggung maka para pihak sepakat untuk mengupayakan penyelesaian secara musyawarah (amicable setllement), namun apabila penyelesaian secara musyawarah tidak tercapai maka para pihak sepakat untuk menyelesaikan sengketa melalui arbitrase. Semua polis asuransi yang dikeluarkan oleh AAUI memuat klausula penyelesaian sengketa melalui arbitrase, karena itu dalam penulisan ini akan dikaji lebih lanjut perihal pencantuman klausula arbitrase dalam polis asuransi dan kaitannya dengan proses penyelesaian sengketa asuransi yang ditempuh oleh para pihak. 

Penulisan ini akan membahas dua polis asuransi yang sama-sama mencantumkan klausula arbitrase dan proses penyelesaian sengketa yang ditempuh oleh penanggung dan tertanggung. Kedua polis yang dibahas yakni polis PT Asuransi Hanjin Korindo dan PT Asuransi Jaya Proteksi memiliki klausula arbitrase yang sama dan juga sengketa yang sama yakni masalah liability akan tetapi terdapat inkonsistensi dalam pemberian putusan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan Pengadilan Negeri Jakarta Utara terkait kedua perkara tersebut. 

Inkonsitensi yang terdapat dalam kedua putusan tersebut dapat terjadi karena substansi klausula arbitrase dalam polis yang kurang jelas dan menyebabkan multi penafsiran, dimana pilihan penyelesaian sengketa melalui lembaga arbitrase ditetapkan apabila terjadi sengketa terkait perbedaan jumlah yang harus dibayarkan berdasarkan polis, sedangkan tidak ada ketentuan lain yang mengatur mengenai penyelesaian sengketa terkait polis apabila menyangkut liability.

Rabu, 27 Juni 2012

Manusia dan Keindahan

[Musik Adalah Simbol Keindahan] 



(gambar ilustrasi)





Musik merupakan salah satu dari kebudayaan, nerarti musik diciptakan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhannya akan sebuah keindahan. Dapat diartikan bahwa musik memiliki fungsi dalam kehidupan manusia. Merriam (1964:32-33) dalam bukunya "The Anthropology Of Music" menyatakan ada 10 fungsi dari musik, yakni:



1. Fungsi pengungkapan emosional
Disini musik berfungsi sebagai suatu media bagi seseorang untuk mengungkapkan perasaan atau emosinya. Dengan kata lain si pemain dapat mengungkapkan perasaan atau emosinya nelalui musik.


2. Fungsi penghayatan estetis
Musik merupakan suatu karya seni. Suatu karya dapat dikatakan karya seni apabila dia memiliki unsur keindahan atau estetika di dalamnya. Melalui musik kita dapat merasakan nilai-nilai keindahan baik melalui melodi atupun dinamikanya.


3. Fungsi hiburan
Musik memiliki fungsi hiburan mengacu kepada pengertian bahwa sebuah musik pasti mengandung unsur-unsur yang bersifat menghibur. Hal ini dapat dinilai dari Melodi ataupun liriknya.


4. Fungsi komunikasi
Musik memiliki fungsi komunikasi berarti bahwa sebuah musik yang berlaku di suatu daerah kebudayaan mengandung isyarat-isyarat tersendiri yang hanya diketahui oleh masyarakat pendukung kebudayaan tersebut. Hal ini dapat dilihat dari teks atau pun melodi musik tersebut.


5. Fungsi perlambangan
Musik memiliki fungsi dalam melambangkan suatu hal. Hal ini dapat dilihat dari aspek-aspek musik tersebut, misalmya tempo sebuah musik. Jika tempo sebuah musik lambat, maka kebanyakan teksnya menceritakan hal-hal yang menyedihkan. Sehingga musik itu melambangkan akan kesedihan.


6. Fungsi reaksi jasmani
Jika sebuah musik dimainkan, musik itu dapat merangsang sel-sel saraf manusia sehingga menyebabkan tubuh kita bergerak mengikuti irama musik tersebut. Jika musiknya cepat maka gerakan kita cepat, demikian juga sebaliknya.


7. Fungsi yang berkaitan dengan norma sosial
Musik berfungsi sebagai media pengajaran akan norma-norma atau peraturan-peraturan. Penyampaian kebanyakan melalui teks-teks nyanyian yang berisi aturan-aturan.

8. Fungsi pengesahan lembaga sosial
Fungsi musik disini berarti bahwa sebuah musik memiliki peranan yang sangat penting dalam suatu upacara . musik merupakan salah satu unsur yang penting dan menjadi bagian dalam upacara, bukan hanya sebagai pengiring.


9. Fungsi kesinambungan budaya
Fungsi ini hampir sama dengan fungsi yang berkaitan dengan norma sosial. Dakam hal ini musik berisi tentang ajaran-ajaran untuk meneruskan sebuah sistem dalam kebudayaan terhadap generasi selanjutnya.


10. Fungsi pengintegrasian Masyarakat
Musik memiliki fungsi dalam pengintegrasian masyarakat. Suatu musik jika dimainkan secara bersama-sama maka tanpa disadari musik tersebut menimbulkan rasa kebersamaan diantara pemain atau penikmat musik itu.




"Mengapa tidak jika musik dapat disebut sebagai lambang keindahan dalam kehidupan manusia. Jelas dikarenakan oleh alunan melodi, irama dan lirik yang terpadu yang enak didengar oleh indera pendengar kita. Sehingga kita dapat menyerap arti dari musik tersebut meski ia tidak selalu menggunakan bahasa yang kita gunakan sehari-hari.

Musik adalah bahasa universal yang dapat diterima oleh seluruh manusia di penjuru bumi ini. Para penikmat musik dapat mengerti rasa dan suasana apa yang sedang dirasakan oleh musisi disaat lagunya didengar. Dan para musisi dapat menuangkan segala keluh-kesah ataupun pengalaman hidup dan sebagainya dengan cara menciptakan lagu.

Banyak simbol yang menurut manusia dianggap sebagai keindahan. Namun salah satu keindahan yang dapat diperoleh oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari  adalah lewat media Musik."

Selasa, 26 Juni 2012

Manusia dan Cinta Kasih

[Kasih Sayang Ibu Jauhkan Anak dari Penyakit]



(gambar ilustrasi)


Tidak ada cinta yang tulus dan abadi selain kasih sayang seorang ibu kepada anak-anaknya. Bahkan, sebuah riset teranyar menunjukkan, cinta seorang ibu kepada anak dapat mencegah penyakit hingga anak menginjak usia dewasa.  

Kesimpulan ini diambil setelah peneliti menemukan bukti bahwa ada beberapa anak yang hidup di daerah miskin, namun tidak menderita penyakit kronis ketika beranjak dewasa. Padahal menurut peneliti, anak-anak itu seharusnya memiliki risiko lebih tinggi untuk menderita berbagai penyakit kronis.

Setelah ditelusuri, para ahli akhirnya menemukan bahwa mereka yang menderita penyakit kronis ketika dewasa, berasal dari latar belakang di mana masa kecilnya mengalami penuh tekanan, sehingga meningkatkan kemungkinan anak menderita penyakit seperti diabetes, stroke atau hipertensi di kemudian hari.

Namun, mereka yang dibesarkan dengan penuh cinta ibu diketahui memiliki kondisi kesehatan yang lebih baik secara keseluruhan ketimbang mereka yang tidak dekat dengan ibu mereka. Peneliti berpikir, hal ini mungkin disebabkan karena adanya rasa empati dan harga diri yang diajarkan oleh ibu kepada anak-anak mereka.

Dalam riset yang dipublikasikan jurnal Psychological Science itu, peneliti mengamati 1.200 orang selama sepuluh tahun untuk melihat apakah pola asuh ibu memengaruhi kondisi kesehatan anak secara keseluruhan. "Literatur menunjukkan bahwa orang-orang yang berada dalam status sosial ekonomi rendah memiliki kesehatan lebih buruk," kata Profesor Margie Lachman, salah seorang peneliti.  

"Faktor-faktor yang dapat dimodifikasi memainkan peran penting. Kami menyadari bahwa ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meminimalkan kesenjangan kesehatan," tambahnya.

Sudah jelas bahwa uang dan akses perawatan kesehatan adalah salah satu bagiannya, kata Lachman. Tetapi sejumlah penelitian menunjukkan bahwa hal itu hanya memainkan peran yang sangat kecil. 

"Literatur mengungkapkan bahwa banyak masalah kesehatan di usia pertengahan, termasuk sindrom metabolik, dapat ditelusuri kembali dengan melihat apa yang sebenarnya telah terjadi pada masa kanak-kanak," jelasnya.

"Tekanan yang dialami saat masa kanak-kanak dapat berdampak buruk terhadap kesehatan di kemudian hari. Tetapi anak yang sejak kecil diasuh dengan penuh cinta oleh ibunya cenderung memiliki kesehatan fisik lebih baik saat dewasa," tutupnya.



SUMBER


"Dari artikel diatas, dapat disimpullkan bahwa kasih sayang seorang ibu memang tiada batasnya. Hanya ialah seorang manusia yang sosoknya benar-benar seperti malaikat  Ibu adalah Guardian Angel bagi kita. Seperti pada contoh diatas, dimana kasih sayang seorang ibu dapat menjauhkan anak dari penyakit.


Aman, dan nyaman bila berada disisinya. Pengorbanannya terhadap kita  tak terhitung pasti nilainya, karena kasih sayang seorang ibu melebihi apapun di dunia ini. Entah apakah perbuatan balas budi kita sebagai anak kepada seorang ibu dapat menyamainya.


Maka dari itu, sayangilah ibu kita sebagaimana ia menyayangi kita selalu. 


Itulah salah satu contoh perwujudan Manusia dan Cinta Kasih."

Manusia dan Keadilan

[Bobroknya Keadilan dan Hukum di Negeri Ini]


(gambar ilustrasi)






Pada kesempatan kalli ini, saya akan berbagi cerita kepada anda semua yang membaca post ini. Dimana cerita ini berdasarkan kisah nyata yang menggambarkan bagaimana keterpurukan keadilan hukum di negeri tercinta ini, Indonesia.


Kasus ini terjadi pada tahun 2011 di Kab. Prabumulih, Lampung. Hakim Marzuki duduk tercenung menyimak tuntutan jaksa Penuntut Umum (PU), sedang terjadi sengketa hukum yang melibatkan PT. Andalas Kertas (Group Bakrie) dan seorang Nenek. Tuntutan dalam perkara tersebut hanya persoalan tuduhan pencurian singkong.


Nenek tersebut saat berbicara di depan sidang, mengatakan ia sedang kelaparan lantaran anak laki-lakinya sedang sakit, juga cucunya yang sedang menahan lapar. Dengan dalih tersebut, sambil beberapa kali menitikkan air mata, suara yang hampir tidak terdengar ia bercerita, dengan harapan mendapan ampunan dari penuntut.
Namun pihak PT. Andalas Kertas bersikukuh untuk menuntut kasus tersebut, dengan alasan agar menjadi contoh warga lainnya.


Hakim Marzuki menghela nafas panjang, sambil menatap Nenek tersebut untuk membacakan putusanya. “Maafkan saya, saya tidak mampu membuat keputusan sendiri, hukum tetaplah hukum, jadi anda tetap di hukum. Saya putuskan bahwa anda di denda sebesar 1 juta rupiah, jika tidak memiliki uang sebanyak tuntutan, maka anda harus di hukum penjara selama 2.5 tahun sebagaimana tuntutan jaksa” Tak kuasa mendengar itu, nenek tersebut lesu dan tak mampu berkata sepatah kata-pun.


Sementara itu, hakim Marzuki berdiri dan mencopot topi toganya, mengambil dompet dan membuka, menarik uang dari dalam dompet tersebut sebanyak 1 juta rupiah dan di masukkan ke dalam topi toga. “Saya atas nama pengadilan, juga menjatuhkan denda 50 ribu rupiah kepada hadirin semuanya, karena tinggal di kota ini dengan kelalaian, membiarkan seorang warga kelaparan hingga terpaksa mencuri”.


Akhirnya, nenek tersebut terbebas dari beban denda dan pulang membawa uang sebanyak 3,5 juta, termasuk 50 ribu rupiah dari PT. Andalas Kertas.
Tentu cerita di atas tidak disukai oleh media, sehingga kita yang harus menyebarkan kisah serupa untuk membebasan keterpurukan hukum Indonesia.




"Sungguh miris, mengapa ini bisa terjadi di negeri yang terkenal karena indah permainya - aman dan subur - ataupun pujaan bangsa? Tetapi masih saja ada orang-orang yang ditelantarkan secara perlahan meski mereka berjuang  untuk bertahan hidup demi mencari sesuap nasi. Seakan-akan hukum hanyalah nama dan simbol saja, dimana keadilan dapat dibeli dengan uang. 


Bayangkan saja, siapa yang lemah secara materil pasti akan kalah dalam hukum. Menyedihkan sekali, hukum terhadap para koruptor yang secara gamblang dan kontras terlihat mencuri ataupun menggelapkan dana yang nilainya melebihi singkong sekalipun masih dapat melenggang bebas karena kebal hukum. 


Apa ini? Dimanakah keadilan?
Ya, keadilan ada pada nilai materil.


Namun, tidak semua manusia cacat hukum. Masih banyak diluar sana yang menjunjung tinggi nilai kejujuran dan keadilan. Contohnya seperti Pak Hakim yang benar-benar bijak dalam mengambil keputusan. 


Untuk itu mulailah bertindak jujur dari sekarang, karena jujur itu mengandung hikmah. Bermanfaat bagi kehidupan kita yang bersih dan adil."



Sabtu, 05 Mei 2012

Manusia dan Tanggung Jawab

[Surat dari Kapten Timnas di Tahun 2038]


(gambar ilustrasi)

Salam kenal buat para pecinta sepakbola nasional, perkenalkan nama (samaran) saya adalah Dimas Prasetyo Siregar. Perkenankan saya dengan “lancang” memberikan sedikit informasi mengenai dunia sepakbola Indonesia di masa depan. Saya merupakan kapten Timnas Indonesia level senior di tahun 2038, jadi saya berharap apa yang akan kami informasikan ini nantinya akan berguna bagi anda-anda sekalian yang saat ini (2012) tengah dirundung konflik di persepakbolaan kita tercinta ini.

Sebelumnya, saya anak pertama dari dua bersaudara, ayah saya berasal dari Padang Sidimpuan dan ibu saya berasal dari Malang. Saya juga mohon maaf sekali identitas kedua orang tua saya sengaja saya rahasiakan disini, tentu saja ini demi menjaga “takdir” yang belum terjadi. Kedua orang tua kami adalah rakyat biasa saja, yang suka menonton laga-laga Timnas Indonesia dari layar kaca tanpa pernah sekalipun menonton langsung ke stadion. Hal ini dikarenakan memang kondisi ekonomi keluarga kami bisa dibilang dibawah pas-pasan. Bahkan ketika saya tampil membela Timnas dengan kostum kebanggaan berlambang garuda Pancasila, orang tua saya juga lebih memilih menonton di layar kaca, padahal banyak (sponsor, tv, maupun kemenpora) yang menawarkan dan memfasilitasi orang tua saya agar bisa menyaksikan secara langsung laga yang saya jalani. Tapi kondisi seperti ini tak menyurutkan niat saya untuk menggapai impian saya.
 
Saya merasa sangat beruntung hidup di Jakarta ini, karena di Jakarta pada saat ini (tahun 2038) terjadi beberapa perubahan mendasar. Yang sangat kontras dengan kondisi Jakarta di tahun 2012 adalah, Jakarta sudah tidak identik lagi dengan yang namanya kemacetan. Memang, kondisi jalan raya pada tahun 2038 tidaklah selancar seperti yang anda bayangkan, tapi yakinlah bahwa di tahun tersebut antrian di lampu merah di jalan-jalan protokol tidak sampai “mengular” seperti di tahun 2012. Tapi mengenai permasalahan banjir, jujur saja Jakarta di tahun tersebut masih saja mengalaminya. Berbagai program dan solusi yang diterapkan para gubernur yang menjabat selalu saja tambal sulam dan hanya dapat mengurangi sedikit saja efek negatif yang ditimbulkan dari musibah banjir.

Seandainya saja saya bisa memberikan foto atau video kondisi Jakarta di tahun tersebut, maka anda semua akan dapat menyaksikan sendiri perbedaannya. Sungguh sayang sekali, cuplikan file foto dan video yang sebelumnya telah kami persiapkan untuk kami kirimkan ke tahun 2012, mengalami kerusakan. Entah mengapa “probit” yang kami kirimkan ke tahun 2012 tiba-tiba bisa menjadi kosong sama sekali tak ada file foto maupun videonya. (probit adalah cara berkirim dokumen dengan menggunakan jaringan yang lebih maju daripada internet, dan mohon maaf sekali lagi saya tidak bisa mempublikasikan teknologi tersebut seperti apa).

Kembali ke maksud dan tujuan kami, disini saya akan menginformasikan kondisi sepakbola di masa yang akan datang. Pada awalnya kami yang tergabung dalam sebuah komunitas rahasia beranggotakan 15 orang, merasa sangat sedih sekali mengingat sejarah kelam sepakbola yang ditorehkan pada tahun 2012. Kami menyadari bahwa apa yang anda pahami mengenai sepakbola pada tahun-tahun tersebut sangat rancu dan sangat beda tipis sekali antara yang benar dengan yang salah. Oleh karena itu, komunitas kami yang beranggotakan ahli rekayasa teknologi, filsuf, mantan presiden, pakar olahraga, dan beberapa pemikir kepentingan bangsa dalam dunia olahraga, menunjuk saya yang notabene adalah seorang “brancoz” (mungkin di tahun anda lebih familiar dengan kata indigo, superior, atau extra ordinary people) agar dapat memberikan suatu pencerahan atas kondisi tak menentu yang terjadi pada tahun anda saat ini.

Di tahun 2019 barulah AFC mengukuhkan kompetisi yang ada di Indonesia benar-benar layak menyandang predikat sebagai yang profesional. Jadi, mohon maaf saja bila anda saat ini mengatakan kompetisi yang ada (baik itu ISL maupun IPL) dan klub-klub yang anda banggakan saat ini adalah segala-galanya, maka saya hanya bisa tersenyum kecil membaca apa yang ada dalam pikiran anda. Yakinlah, bahwa masih banyak hal-hal fundamental yang memang belum dapat dipenuhi oleh klub maupun kompetisi sepakbola di Indonesia dari 2012 hingga pertengahan 2019.

Keadaan yang cukup membanggakan tersebut ternyata juga tak seindah bayangan para pecinta sepakbola di tahun tersebut, karena selang waktu 3 tahun atau bertepatan dengan ajang Piala Dunia 2022, sepakbola Indonesia menjadi pergunjingan bangsa lain dikarenakan ada indikasi suap-menyuap antara PSSI dan FIFA mengenai keganjilan lolosnya India di putaran final Piala Dunia 2022.

Sekali lagi saya tekankan disini, yakinlah bahwa hal tersebut tidak akan terbukti kebenarannya, karena dari hasil investigasi yang dilakukan oleh badan independen beranggotakan 5 negara (Jerman, Belanda, Australia, Mexico, dan Brazil), menemukan hasil penelusuran yang sangat mengejutkan. Yakni, isu tersebut muncul karena konspirasi yang dibangun oleh suatu kelompok atau jaringan underground yang berkeyakinan bahwa “sepakbola sudah melenceng jauh dari sejarahnya”.

Jaringan tersebut juga menyusupi beberapa jabatan penting, baik itu di FIFA, UEFA, dan AFC. Dan tragisnya, nama Indonesia yang menjadi korban keganasan jaringan tersebut. Oh iya, karena investigasi ini menghasilkan bukti otentik yang sulit dibantah, maka setelah di tahun 2023 jaringan tersebut mendapatkan hukuman dilarang berkecimpung dalam dunia sepakbola selama seumur hidup bagi para individu yang terlibat (termasuk ada satu nama orang Indonesia yang tersangkut), maka organisasi independen 5 negara ini pun dibubarkan.

Saya kelahiran tahun 2014, beberapa bulan setelah gemerlap pesta Piala Dunia di Brazil berakhir. Sekilas mengenai identitas saya di timnas, saya pertama kali masuk Timnas adalah saat Timnas U-16 mengikuti turnamen kelompok umur yang diadakan di Rotterdam, Belanda, tahun 2029. Memang turnamen tersebut bukanlah agenda resmi FIFA, bahkan banyak negara-negara di Eropa yang tidak mengikuti turnamen tersebut, tapi bagi saya pribadi yang saat itu berusia 15 tahun, adalah suatu kehormatan dan diliputi rasa bangga karena dapat memberikan kontribusi nyata, dan memang itulah impian saya. Meski pada alhirnya langkah kami terhenti di semi final, namun ada pelajaran tersendiri yang dapat kami ambil dari turnamen yang diikuti oleh 11 negara dari Eropa, Asia, dan Afrika ini.

Di usia saya yang 17-18 tahun, saya merasakan mengenyam pendidikan di klub EPL, yakni Leeds United yang pada masa itu termasuk tim papan atas di Liga Inggris. Saya pun berkesempatan tampil membela tim junior Leeds United, meski hanya beberapa kali tampil sebagai starter. Kini di tahun 2038, saya di-plot sebagai kapten Timnas level senior oleh pelatih berkebangsaan Kroasia. Sungguh suatu kebanggaan tersendiri mendapat amanat sekaligus tanggung jawab besar mengemban ban kapten di usia saya yang menginjak 24 tahun ini. Di tahun ini pula Timnas senior dihadapkan pada laga fase terakhir Pra Piala Dunia 2040. Lawan yang kami hadapi di pertandingan terakhir sangat berat, yakni Jepang.

Meskipun kami akan tetap berusaha dengan segenap daya dan upaya, tapi kami juga harus mau berpikir realistis bahwa tiket langsung ke putaran final Piala Dunia 2040 sangat sulit kami dapatkan. Untuk itu, kalaupun Timnas gagal mendapatkan tiket langsung ke putaran final Piala Dunia, kami harus lebih fokus nanti bila ternyata Timnas mampu melaju ke play-off melawan perwakilan dari zona CONCACAF.

Sebagai orang yang belum dilahirkan di tahun ini (2012), tanpa bermaksud menggurui kepada yang lebih tua (anda), ijinkanlah saya menyampaikan pesan dari organisasi rahasia kami :

 “Demi rasa persatuan & kesatuan, dan demi kejayaan sepakbola kita, bersatulah! Ada secercah harapan kegemilangan prestasi sepakbola kita di masa depan, jadi jangan biarkan konflik yang terjadi di sepakbola kita. Kami bocorkan sejarah bahwa karena konflik di 2012, Indonesia tetap tidak akan kena sanksi FIFA. Maka dari itu, hendaknya semua pihak yang saat ini saling berseteru, lebih introspeksi diri. Jadikan kaca mobil yang sangat lebar itu sebagai fokus pandangan, dan sesekali meliriklah ke kaca spion yang kecil itu sebagai pembelajaran”.

Ini adalah pesan yang ke-empat kalinya yang coba kami kirimkan ke masa lalu dari tahun 2038, entah pada kesempatan kali ini apakah berhasil tersampaikan atau tidak, yang jelas kami tetap akan berusaha sambil terus memantau keberhasilan aksi rahasia dari organisasi kami ini. Meski tiga kesempatan sebelumnya gagal, kami tidak akan patah arang.

Akhir kata, kami akan sedikit membocorkan sejarah, bahwa dalam kurun waktu 2012-2038 Timnas senior kita hanya mampu 2x menjuarai ajang Piala AFF sebagai tambahan koleksi thropy di lemari prestasi.

Salam persatuan.




"Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang di sengaja maupun yang tidak di sengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban. Tanggung jawab itu bersifat kodrati, Artinya sudah menjadi bagian hidup dari manusia bahwa setiap manusia dibebani dengan tangung jawab. 

Seharusnya persepakbolaan Indonesia sadar akan tanggung jawab kepada bangsa Indonesia ini. Karena menyangkut nama baik Indonesia di kancah persepakbolaan internasional. PSSI harus kritis dalam berdemokrasi dalam menerima dan membuat kebijakan yang sesuai dengan aspirasi masyarakat. Bukan malah berebut kekuasaan dan mementingkan kepentingan pribadi yang berupa korupsi, kolusi, maupun nepotisme.

Dalam cuplikan artikel diatas, tentunya Indonesia sangat menginginkan manajemen persepakbolaan yang jujur, adil, dan bersih dari segala KKN. Yang benar-benar ingin mewujudkan prestasi gemilang demi mengharumkan nama Indonesia di mata dunia. Semoga untuk kedepannya, dunia sepakbola Indonesia dipimpin oleh pemimpin yang bisa bertanggung jawab atas keputusan yang ia buat. Agar Timnas Indonesia dapat mewujudkan impian yang selama ini tenggelam".

Manusia dan Pandangan Hidup

[Sang Pemimpi]


2009
Karya: Andrea Hirata


Sang Pemimpi adalah sebuah film Indonesia tahun 2009 yang diadaptasi dari tetralogi novel Laskar Pelangi kedua, Sang Pemimpi, karya Andrea Hirata. Film ini disutradarai oleh Riri Riza dengan produser Mira Lesmana. Pengambilan gambar rencananya dimulai di Belitung (Belitong, dalam bahasa setempat) pada 1 Juli 2009 dan dijadwalkan selesai pada 21 Agustus 2009, dan akan dilakukan di beberapa lokasi di Manggar, Tanjung Pandan, Jakarta, dan Bogor. 

Film ini rencananya akan tayang di bioskop di Indonesia mulai 17 Desember 2009.
Sang Pemimpi akan menjadi film pembuka dalam Jakarta International Film Festival (JiFFest) 2009 pada 4 Desember 2009, dan menjadi film Indonesia pertama yang menjadi pembuka sejak JiFFest pertama pada tahun 1999. Sang Pemimpi adalah film Indonesia terlaris kedua pada tahun 2009 dengan jumlah penonton 1,9 Juta orang.

Sang Pemimpi merupakan kelanjutan dari Laskar Pelangi. Film ini menceritakan mengenai Ikal dan saudara sepupunya, Arai, serta sahabatnya, Jimbron, pada usia remaja, dan mengisahkan mengenai anak remaja yang mencari identitas diri dan seksualitas pada usia 17 tahun.

Ikal masih merindukan cinta pertamanya yang telah pergi dari Belitung, menyisakan hanya kenangan dan sebuah kotak kaleng yang bergambarkan menara Eiffel. Arai, seorang playboy bergaya Melayu, jatuh cinta kepada teman sekelasnya Zakiah Nurmala yang tampaknya bertepuk sebelah tangan. Sementar itu, Jimbron berangan-angan untuk menyelamatkan Laksmi, seorang gadis muda yang bekerja di sebuah pabrik cincau. Bersama-sama, ketiganya berusaha untuk mengatasi masalah-masalah yang mereka hadapi.



"Ikal dan Arai memiliki cita-cita utuk bersekolah diluar negeri yaitu di Paris, Prancis. Meski mereka hanya dari keluarga yang tak mampu, namun usaha mereka dalam menjalani hidup terutama dalam bidang pendidikan tidaklah menyurutkan tekad yang sudah bulat tersebut. Karena bercita-cita sekolah di Paris merupakan suatu pandangan hidup yang mereka yakini.

Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Hal itu menentukan masa depan seseorang. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pedoman atau petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasaikan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. 

Seperti yang digambarkan pada akhir film ini, dimana Ikal dan Arai yang telah dewasa berhasil mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke Paris. Mereka mendapatkan beasiswa setelah menyelesaikan penididikan di suatu universitas besar di Indonesia. Tentu ini membuat orang tua mereka bangga meski hanya menerima surat yang mereka kirimkan lewat pos.

Suatu kebahagiaan tiada tara jikalau manusia mendapatkan apa yang dicita-citakan. Dimana pandangan hidup yang mereka yakini menghantarkan kesuksesan bilamana dilaksanakan dengan sungguh-sungguh".

Jumat, 04 Mei 2012

Manusia dan Kegelisahan

[Butiran Kegelisahan]


(gambar ilustrasi)



Tak bisa kupungkiri memang, beberapa hari ini aku terus mencoba menentramkan jiwa, menyelimuti kalbu yang mulai tertoreh. Menutupi kegelisahan yang aku sendiri tak memahaminya. Aku melangkah setapak, namun kalut itu masih ada. Kembali ku gelengkan kepala, berharap bayangan yang tak berwujud itu segera hilang meninggalkan diriku. Aku menjerit pelan " Pergilah, aku mohon" . Terasa ruang ini begitu sempit. Padahal sebelumnya aku sangat mencintai ruang ini, disinilah tempatku menghilangkan jenuh hari-hariku, melepaskan gerutuan yang kudapat dijalanan. Kini, ia tak berarti apa-apa. Seolah ada tempat lain yang lebih nyaman bagiku, dan aku bisa tenang disana. Yup, jelas tempat itu memang ada, Firdaus Nya. Lantas, apa saat ini detik penantian itu sudah dekat? Rabb, hatiku memang gelisah, tapi aku tidak ingin mengahdapMu dalam kondisi seperti ini. 


Jiwaku benar-benar carut marut. Aku duduk diatas kursi kesayanganku. Dimana aku melayang kedunia maya, disana aku terbang kemanapun yang aku inginkan, dan disana pula tempatku menoreh banyak cerita, menyampaikan pesan hati lewat tulisan untuk orang banyak. Kugoyangkan penaku perlahan. Tercoret tanpa arah. Tanpa makna. Namun, bagiku coretan itu begitu menyimpan makna. Sebegitukah keadaan hatiku saat ini? Fuih,,,aku tak menemukan ide untuk berpesta pora dengan kata-kata indah yang biasa ku tulis. Kemudian aku bangkit, berjalan kesana kemari. Seandainya sahabatku Rahmi ada disini seperti biasa menemani hari-hariku, pasti ia bingung dan linglung melihatku seperti ini. Tapi keberadaannya pasti bisa sedikit membantuku mengemban kegelisahan ini. Hari ini ia tiada, ia sedang birrul walidain mengunjungi orang tua tercinta di kampung halaman, dan aku tidak berhak melarangnya. 


Kuhentikan langkah. Kumelihat kesekeliling. Ah, kenapa aku tidak mengaji saja. Akhirnya aku tersenyum indah, aku tahu apa yang akan aku lakukan saat ini. Segera aku beranjak ke kamar mandi ingin berwudhu, berusaha menentramkan kegalauan hati. Rabb, kesejukan ini sungguh bermakna. Pujian ku hantur syahdu untuk Nya. Kuraih Mushaf Merah marunku, yang selalu bisa membuat bibirku basah indah dengan menghayati tiap katanya. Kumulai dengan kalimat ta'awudz dan basmalah untuk memasuki dunia kalam Nya. Tetesan embun memenuhi ruang jiwaku, menyejukkan jiwaku yang sedang meronta galau. Terasa begitu indah. Air mataku mulai jatuh, bening itu jatuh begitu saja, tanpa paksaan, tanpa rekayasa. Semakin ku memperpanjang bacaan, semakin deras ia bercucuran, menandakan sebegitu beratnya beban hatiku saat ini. Allah aku begitu merindukanMu. Sungguh!


Bingung. Lagi-lagi aku seperti ini. Aku merasa dunia saat ini sungguh tidak bersahabat. Bagiku dunia tidak lagi ramah. Walaupun aku tak tahu kapan ia pernah ramah. Aku bosan, bosan melihat prioritas manusia yang selalu hanya memikirkan dunia. Walau aku tidak mungkin juga lari dari dunia. Walau aku masih saja larut dalam aktifitas manusiawi yang tak bermakna. Itulah sebabnya aku merasa bosan. Dunia. Wajah aneh penuh rasa. Ada kebahagiaan, kekejaman, kesadisan dan banyak lainnya yang tak bisa kusebutkan, lebih tepatnya tak ingin kusebutkan. Dunia. Ladang fatamorgana yang manusia tak bisa lari darinya. Memang, tak mungkin terhindar darinya. Sebab kasat mata yang terlihat hanya dunia saja. Ladang akhirat akan hadir setelah adanya perenungan. 


Aku sepi. Aku tak mengerti apa aku benar-benar lelah menghadapi dunia ini. Aku kembali merenungi niat yang aku miliki. Apa ia begitu suci? Apa ia sudah lurus? Apa ia sudah layak untuk memperoleh janji FirdausNya? Atau apa ia hanya nafsu dunia saja? Hanya tuntutan yang belum mengenal arah. Entahlah.


" Dunia memang indah, lebih indah dari hayalan seorang putri raja dikala menanti sang pangeran. Ia kebahagiaan dan kesenangan. Sahabatku Rini, dunia itu hanya tipuan, keindahannya hanya sementara, ia tak menjanjikan apapun, walau kita sudah memperoleh kebahagiaan dari padanya, namun belum pasti bisa kita bawa hingga ke akhirat. Rin, sungguh aku begitu mencintai mu karena Allah, aku tahu kau seperti ini bukan karena ketidakpercayaanmu pada janji Allah, bahkan kau lebih tau tentang itu dari pada aku, kau sahabat yang luar biasa Rin, jangan kau biarkan dirimu kalut dalam kegalauan seperti ini. Jika memang kau lelah, berbuatlah satu hal yang bagimu itu lebih baik kau kerjakan saat ini sebab kau takut akan meninggalkan semuanya. 

Sahabatku, aku tahu siapa dirimu, ambillah ia, dan kerjakanlah ia, jika itu adalah ahsanul amal bagimu. Jangan pedulikan bisikan-bisikan itu, itu hanya akan membuatmu ragu untuk melangkah. Sobat, aku percaya kau tidak akan salah pilih. Karena aku tahu berapa besarnya rasa cinta dalam hatimu untuk Sang Rabb. Rin, aku akan kembali dalam minggu ini, aku harap kau sabar menunggunya. Aku rindu mendengar celotehanmu, suara tawamu, dan pujianmu itu. Ahibbak fillah.


Aku menangis tersedu. Allah, terima kasih Kau telah memberiku seorang sahabat yang begitu mengerti aku. Aku begitu mencintainya Rabb. Dia yang selalu membantuku menghapus butir kegelisahan hati, dan menguatkan kasihku pada Mu. Pesan itu begitu panjang, ia sahabatku rela mengirimkan pesan panjang itu lewat SMS yang pasti banyak menghabiskan layar. Namun, itu sangat bermakna bagiku. Hatiku yakin kini. Mantap pada keputusan yang akan aku lakukan untuk menghapus semua goyah kalbu ini. Aku khawatir, jika aku tak melakukannya, aku akan lebih parah dari ini. 


Bismillah, Rabb terimalah niat lurus ku ini. Tak ada lain yang kuinginkan selain ridha Mu saja. Sungguh hanya itu Allah. Sujud takzim ku persembahkan untuk Nya. Kali ini aku merasa sujud ini begitu berkesan. Wahai dunia dengan segala perangkatmu, aku ingin sejenak melupakanmu, meninggalkan harapan dan bayangan serta nafsu yang selama ini melekat di dinding jiwaku. Tak ada janji apapun yang mengikatku, selain hanya janji dari Nya saja. 

Kuhapus air mata ini. Kuharap tetesan ini menghapus khilaf yang aku lalui. Kini, hatiku mantap sudah, melangkah maju ke Darul Hufadz, tanah impianku selama ini. Moga saja Aku bisa menghilangkan Hubbud dunya yang ada dalam jasadku selama ini. Allah, aku datang untuk memelihara kalam Mu, seperti yang pernah dilakukan oleh para sahabat dulu. Faidza ‘azzamta fatawakkal ‘alalllah. Bismillah. 




 "Kegelisahan yang terdapat dalam jiwa manusia terutama pada hati nurani seringkali membuat tidak nyaman. Menjadikan rangkaian aktifitas dalam kehidupan kita menjadi tidak beraturan. Meski sudah mencoba hal-hal yang bertujuan untuk melepaskan kegelisahan itu namun masih saja membekas dan mungkin akan menjadi besar kembali rasa gelisah itu. 

Pada hakikatnya manusia merasakan gelisah disebabkan karena rasa takut pada hak-haknya. Namun terlepas dari itu usaha untuk mengatasi kegelisahan sangatlah perlu. Yaitu dengan dimulai dari diri kita sendiri, dengan bersikap tenang dan tidak terbawa pengaruh emosi dalam jiwa kita. Karena jiwa kita sendirilah yang dapat kita kontrol untuk terlepas dari rasa kegelisahan.

Tak ada cara lain selain berserah diri kepada Allah SWT dan merenungi apa kesalahan kita dihadapan-Nya. Berserah diri akan membuat hati dan jiwa kita menjadi lebih tenang. Melepaskan segala masalah yang menjerat kalbu, meski sifatnya sementara namun efeknya terus mendorong kita untuk berfikir jernih dan membuat kita berperilaku baik. Itulah dahsyatnya berserah diri dalam mengatasi kegelisahan".


Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More